Edit Photo

0 komentar

Situs situs editing Foto Online
nah...Kalo lo pingin bernarsis-narsis ria...silahkan coba editing foto...kan kalo di kompi sendiri kudu Donlot programnya...kalo mo mudah...masuk ajah ke Beberapa web yang gw dapet ini....

sumber : Yepipye.wordpress

Picartia , Situs ini untuk membuat foto-foto menjadi sebuah gambar Mozaik yaitu membuat gambar dari potongan-potongan kecil kaca berwarna, batu dan material lainnya.
Hairmixer , Situs ini untuk mengganti-ganti model rambut selebriti yang ngetrend. Siapa tau anda ingin meniru model rambut selebriti favorit, nah sebelum ke salon tidak ada salahnya mencoba dulu pada situs ini.

Write On It , Situs ini untuk membuat tulisan-tulisan sesuai keinginan anda pada foto-foto template yang sudah tersedia. Mirip Photofunia.com atau Macmypic.com.
Heritage Situs ini untuk mencari kemiripan foto anda dengan selebriti-selebriti, apalagi kalau banyak teman-teman yang mengatakan bahwa anda mirip dengan seleb ini, coba saja apakah benar banyak kemiripan ?
Festisite Situs ini untuk menampilkan foto anda pada uang kertas, tersedia banyak template uang dari berbagai negara.
Wanted Poster Situs ini untuk membuat Poster Wanted dengan gaya klasik western. Setelah masuk ke situs tersebut, klik Wanted Poster. Selain poster wanted, situs ini juga menyediakan tiga efek lain yang dapat digunakan.
Magnigraph Situs ini hanya untuk membuat foto-foto anda menjadi berwarna hitam putih. Tidak ada salahnya untuk dicoba, kadang foto-foto warna hitam putih justru akan terlihat lebih indah bukan ?
Buat Bayi Situs ini dapat mengira-ngira wajah bayi yang akan dihasilkan dari dua buah foto yang anda upload, ya coba saja upload foto anda dan pacar anda, kira-kira beginilah wajah bayi anda menurut komputer atau situs ini.
Fun Photo Box Situs ini mrip dengan Photo Funia dengan template yang berbeda.
Photo505 Situs ini mrip dengan Photo Funia dengan template yang berbeda.
Loonapix Situs ini mrip dengan Photo Funia, Face In Hole dengan template yang berbeda.
Montagraph Situs ini mrip dengan Face In Hole dengan template yang cukup menarik..
Pizap Situs ini untuk menambah teks yang kita inginkan pada foto-foto yang anda upload, cabain aja deh….
Imagechef Situs ini juga untuk manipulasi foto-foto, tersedia berbagai template yang cukup unik.
Funny Photo He…he…coba sendiri ya, capek ….
Blingee Yang ini juga coba saja sendiri, pokoknya make bling…bling deh
Fake Magazine Cover Sama…yang ini juga belum dicoba, kayaknya hampir sama dengan beberapa situs untuk buat cover majalah

Yearbook Yourself , Situs ini akan memanipulasi foto-foto anda menjadi buku tahunan sekolah yang berisi foto anda semua dengan berbagai gaya mulai dari tahun 50 an sampai 2000-an.
Meonmag , situs manipulasi foto ini membuat anda menjadi coverboy dan covergirl beken dunia, terdapat pilihan 25 template majalah dunia saat ini seperti National Geographic, Time, Fortune, People, Playboy, Rolling stone, PC Gamer, Style, Cosmopolitan, Bride, HipHop, GQ, Vogue dll. Setelah foto selesai dimanipulasi juga disediakan kode HTML untuk ditempatkan di berbagai situs social networking atau blog…. weleh…narsis banget
MagMyPic , situs ini juga hampir sama dengan meonmag, memanipulasi foto anda menjadi coverboy dan covergirl pada majalah dunia dan komik.
Montage , Situs ini juga untuk memanipulasi foto anda menjadi coverboy dan covergirl. Hasil manipulasi foto juga menyediakan kode HTML untuk dapat dipajang pada situs web atau blog anda…. he..he..narsis lagi
Face in Hole , situs ini memanipulasi badan orang lain dengan menggunakan wajah anda. Disediakan banyak template berbagai kategori seperti badan tokoh terkenal yang pada bagian wajahnya disediakan lubang. untuk memasukkan wajah yang akan kita ganti. Disini diperlukan posisi wajah yang tepat sesuai dengan posisi template yang disediakan atau jika sulit dapat memanfaatkan fasilitas webcam agar langsung mengcapture posisi wajah yang tepat sesuai template yang kita pilih. Anda juga menambahkan speech ballon seperti pada komik-komik pada foto hasil manipulasi tersebut.
Be Funky , sesuai dengan namanya, situs ini memanipulasi foto anda menjadi lebih funky kata para abg zaman sekarang. Saat ini tersedia dua layanan untuk mengubah wajah menjadi wajah sketsa dan menjadi avatar. Setelah hasil didapatkan kita juga dapat menambah efek lain seperti kaos, gelas, gantungan kunci dll.
Dumpr , Situs ini menawarkan beragam manipulasi yang sebenarnya juga dapat dilakukan dengan photoshop atau editing photo lainnya yang sejenis dan hampir mirip dengan Photo Funia. Naun untuk dapat menggunakan templatenya terbagi untuk pengguna gratis dan pro.
flauntR , situs ini merupakan editing foto yang masih dalam tahap alpha yang memiliki fungsi sama seperti pada photobox, dimana dapat memasukkan bingkai-bingkai beraneka ragam.
Gooifier , Situs ini bukan memanipulasi foto anda menjadi lebih indah, namun malah membuat wajah foto anda menjadi hancur-hancuran alias lucu dan jelek.


Note : ada yang kurang tadi...udah di tambahin tuh

Universitas di Jakarta

0 komentar

* Universitas di jakarta
* Universitas 17 Agustus 1945
* Universitas Al Azhar Indonesia
* Universitas Az-Zahra
* Universitas Bhayangkara Jaya
* Universitas Bina Nusantara
* Universitas Borobudur
* Universitas Budi Luhur
* Universitas Bunda Mulia
* Universitas Bung Karno
* Universitas Darma Persada
* Universitas Gunadarma
* Universitas Ibnu Chaldun
* Universitas Indonusa Esa Unggul
* Universitas Indraprasta PGRI
* Universitas Internasional Sedaya
* Universitas Islam As-Syafiiyah
* Universitas Islam Attahiriyah
* Universitas Islam Jakarta
* Universitas Jakarta
* Universitas Jayabaya
* Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta
* Universitas Kejuangan 45 Jakarta
* Universitas Krisnadwipayana
* Universitas Kristen Indonesia
* Universitas Kristen Krida Wacana
* Universitas Mercu Buana
* Universitas Mpu Tantular
* Universitas Muhammadiyah Jakarta
* Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
* Universitas Multimedia Nusantara
* Universitas Nasional
* Universitas Pancasila
* Universitas Paramadina
* Universitas Pelita Harapan
* Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
* Universitas Persada Indonesia YAI
* Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama)
* Universitas Respati Indonesia
* Universitas Sahid
* Universitas Satya Negara Indonesia
* Universitas Satyagama
* Universitas Surapati
* Universitas Suryadarma
* Universitas Tama Jagakarsa
* Universitas Tarumanagara
* Universitas Timbul Nusantara IBEK
* Universitas Trisakti
* Universitas Wiraswasta Indonesia
* Universitas YARSI
* SwissGerman University
* President University

Institut di jakarta

* Institut Bisnis dan Informatika Indonesia [1]
* Institut Bisnis Nusantara
* Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta
* Institut Kesenian Jakarta
* Institut Sains dan Teknologi Al Kamal
* Institut Sains dan Teknologi Nasional
* Institut Teknologi Budi Utomo
* Institut Teknologi Indonesia
* Institut Theologia dan Keguruan Indonesia
* Asian Banking Finance Insitute PERBANAS [2]

Sekolah Tinggi di jakarta

* Sekolah Ilmu Kesehatan Binawan
* Sekolah Tinggi Bahasa Asing IEC
* Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA
* Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi Indonesia

* Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
* Sekolah Tinggi Filsafat Theologi
* Sekolah Tinggi Hukum Indonesia
* Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Sekretari ASMI
* Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Kawula Indonesia
* Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia
* Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yapann
* Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi YPIAMI
* Sekolah Tinggi Ilmu Hukum LPIHM-IBLM
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Istara Nusantara
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mohammad Husni Thamrin
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Ria Husada
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pamentas
* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Saint Carolus
* Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika
* Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Indonesia Maju
* Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
* Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi LSPR
* Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia
* Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi YTKP
* Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Kosgoro
* Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen LPMI
* Sekolah Tinggi Ilmu Maritim AMI
* Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara
* Sekolah Tinggi Kedokteran YARSI Jakarta (sekarang Universitas YARSI)
* Sekolah Tinggi Keuangan Niaga dan Negara Pembangunan
* Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti
* Sekolah Tinggi Manajemen IMMI
* Sekolah Tinggi Manajemen IMNI
* Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia
* Sekolah Tinggi Manajemen IPMI
* Sekolah Tinggi Manajemen Labora
* Sekolah Tinggi Manajemen PPM
* Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya
* Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti
* Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Malahayati
* Sekolah Tinggi Manajemen Yaksi
* Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid
* Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti
* Sekolah Tinggi Penerbangan Aviasi
* Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia
* Sekolah Tinggi Teknik Informatik Benarif Indonesia
* Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT I-Tech Jakarta
* Sekolah Tinggi Teknologi Jakarta
* Sekolah Tinggi Teknik Jaya Mahadika
* Sekolah Tinggi Teknik Sapta Taruna
* Sekolah Tinggi Teknik PLN
* Sekolah Tinggi Teknologi 10 November
* Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
* Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Hatawana
* Sekolah Tinggi Teologi Jakarta
* STIAS Bunda Hati Kudus
* STIE Abdul Latief
* STIE Ahmad Dahlan Jakarta
* STIE Bakrie School of Management
* STIE Bhakti Pembangunan
* STIE Bisnis Indonesia
* STIE Cakra Buana
* STIE Dharma Bumiputera
* STIE Dharma Wacana
* STIE Dr Moechtar Talib
* STIE Dwi Putra
* STIE Dwipa Wacana
* STIE Gandhi
* STIE Ganesha
* STIE Gotong Royong
* STIE IBEK
* STIE IGI
* STIE Indonesia
* STIE Indonesia Banking School
* STIE International Business Management Indonesia
* STIE IPWI
* STIE ISM
* STIE Jayakarta
* STIE Jayakusuma
* STIE Kampus Ungu
* STIE Kasih Bangsa
* STIE Keuangan dan Perbankan Indonesia
* STIE Kusumanagara
* STIE Maiji
* STIE Moh Husni Thamrin
* STIE Muhammadiyah Jakarta
* STIE Mulia Persada Indonesia
* STIE Olah Trampil Cendekia
* STIE Pariwisata Internasional
* STIE Pengembangan Bisnis dan Manajemen
* STIE Sailendra
* STIE Setia Budi
* STIE Supra
* STIE Swadaya
* STIE Taman Siswa
* STIE Tri Dharma Widya
* STIE Trianandra
* STIE Triguna
* STIE Trisakti
* STIE Tunas Nusantara
* STIE Tunas Patria
* STIE Widya Jayakarta
* STIE Widya Persada
* STIE Wira Bakti
* STIE Wiyatamandala
* STIE YAI
* STIE YPBI
* STISIP Dharma Paramita
* STISIP Pusaka Nusantara
* STISIP Widuri
* STKIP Albana
* STKIP Kusumanegara
* STKIP Purnama
* STKIP Suluh Bangsa
* STMIK Bina Mulya
* STMIK Indonesia
* STMIK Jakarta Institute of Technology
* STMIK Jakarta STI&K
* STMIK Jayakarta
* STMIK Jibes
* STMIK Kuwera
* STMIK Mahakarya
* STMIK Meridian
* STMIK Muhammad Husni Thamrin
* STMIK Muhammadiyah
* STMIK Nusa Mandiri
* STMIK Perbanas
* STMIK Satyagama
* STMIK SUPRA
* STMIK Swadharma
* STMIK Veritas
* STMIK Widuri
* STMIK Widya Nusantara

Politeknik di jakarta

* Politeknik Bisnis Indonesia
* Politeknik Bunda Kandung
* Politeknik Gunakarya Indonesia
* Politeknik LP3I
* Politeknik Manufaktur Astra
* Politeknik Swadharma
* Politeknik Trisila Dharma
* Politeknik Tugu

Akademi di jakarta

* Akademi Administrasi Keuangan Jakarta
* Akademi Administrasi Kusuma Mandiri
* Akademi Administrasi Pembangunan Indonesia
* Akademi Akuntansi Artawiyata Indo-LPI
* Akademi Akuntansi Bentara Indonesia
* Akademi Akuntansi Borobudur
* Akademi Akuntansi Jayabaya
* Akademi Akuntansi Nasional
* Akademi Akuntansi Paramita
* Akademi Akuntansi Santa Ursula
* Akademi Akuntansi Syafa’at Indonesia
* Akademi Akuntansi YAI
* Akademi Asuransi Indonesia
* Akademi Bahasa Asing Borobudur
* Akademi Bahasa Asing BSI
* Akademi Bahasa Asing Kusuma Mandiri
* Akademi Bahasa Asing Indonesia LPI
* Akademi Bahasa Asing Nasional
* Akademi Bahasa Asing Prawira Marta
* Akademi Bahasa Asing Saint Mary
* Akademi Bahasa Asing Santa Ursula
* Akademi Bahasa Asing Widuri Widyasastra
* Akademi Bank Indonesia
* Akademi Bisnis Indonesia
* Akademi Kebidanan Al-Fathonah
* Akademi Kebidanan Bhakti Pertiwi Indonesia
* Akademi Kebidanan Istara Nusantara
* Akademi Kebidanan Kartika Mitra Husada
* Akademi Kebidanan Keris Husada
* Akademi Kebidanan Mitra Persahabatan
* Akademi Kebidanan Pelita Persada
* Akademi Kebidanan Prestasi Agung
* Akademi Kebidanan Sismadi
* Akademi Kebidanan Suluh Bangsa
* Akademi Kebidanan Widyakarsa
* Akademi Kebidanan Yaspen Tugu Ibu
* Akademi Kebidanan YPDR
* Akademi Keperawatan Keris Husada
* Akademi Keperawatan Rumah Sakit DGI Cikini
* Akademi Keperawatan Rumah Sakit Jakarta
* Akademi Keperawatan Rumah Sakit Husada
* Akademi Keperawatan Syafaat Indonesia
* Akademi Keuangan Dan Perbankan Borobudur
* Akademi Keuangan Dan Perbankan LPI
* Akademi Keuangan Dan Perbankan Patrisia
* Akademi Keuangan Dan Perbankan Yapenanta
* Akademi Keuangan Dan Perbankan YPK
* Akademi Kimia Analis Caraka Nusantara
* Akademi Komunikasi Bina Ekatama
* Akademi Komunikasi Bina Sarana Informatika
* Akademi Komunikasi Media Radio Dan TV
* Akademi Komunikasi The Next Academy
* Akademi Litigasi Indonesia Triguna
* Akademi Manajemen Keuangan YP-IPPI
* Akademi Manajemen Pemasaran Cavendish
* Akademi Manajemen Perusahan Jayabaya
* Akademi Manajemen YAPK
* Akademi Manajemen YPPI
* Akademi Maritim Djadajat
* Akademi Maritim Nasional Jaya
* Akademi Maritim Pembangunan
* Akademi Pariwisata Buana Wisata
* Akademi Pariwisata Bunda Mulia
* Akademi Pariwisata Gsp Internasional
* Akademi Pariwisata Indonesia
* Akademi Pariwisata Jakarta
* Akademi Pariwisata Jakarta International Hotel
* Akademi Pariwisata Krisanti Widya Mandiri
* Akademi Pariwisata Matoa
* Akademi Pariwisata Nasional
* Akademi Pariwisata Nusantara Jaya
* Akademi Pariwisata Paramitha
* Akademi Pariwisata Patria Indonesia
* Akademi Pariwisata Pelita Harapan
* Akademi Pariwisata Pertiwi
* Akademi Pariwisata Tridaya Wisata
* Akademi Pelayaran Niaga Indonesia
* Akademi Perbankan Yuki
* Akademi Pertamanan Interstudi
* Akademi Sekretari Budi Luhur
* Akademi Sekretari dan Manajemen BSI
* Akademi Sekretari dan Manajemen Dharma Budhi Bhakti
* Akademi Sekretari dan Manajemen Don Bosco
* Akademi Sekretari dan Manajemen Pitaloka
* Akademi Sekretari dan Manajemen Purnama
* Akademi Sekretari dan Manajemen Saint Mary
* Akademi Sekretari dan Manjemen Santa Ursula
* Akademi Sekretari Interstudi
* Akademi Sekretari Jayabaya
* Akademi Sekretari Regina Contesorum
* Akademi Sekretari Saint Theresia
* Akademi Sekretaris ISWI
* Akademi Sekretaris LPK Tarakanita
* Akademi Seni Rupa dan Desain Iswi
* Akademi Theologia Amanat Penuaian Terakhir
* Akademi Teknik Desain Interior
* Akademi Teknik Informatika Tunas Bangsa
* Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
* Akademi Teknologi Grafika Indonesia
* Akademi Teknologi Grafika Trisakti
* Akademi Teknologi Komunikasi Dan Informatika
* Akademi Telekomunikasi Indonesia Gemilang
* AMIK Andalan Jakarta
* AMIK Bina Sarana Informatika
* AMIK Gandhi
* AMIK Interstudi
* AMIK Jakarta Institut of Technology
* AMIK Jayabaya
* AMIK Laksi-31
* AMIK Mpu Tantular
* AMIK YAPRI

Billing Explorer

0 komentar

billing-explorer-v492-billing-explorer-ver-deskpro-6-2007-f06-security5-edition

billing explorer 4.43 R-17 deskpro-6 R-07 2006 full version.zip

Panduan Instalasi Billing explorer klik disini

DHCP SERVER

0 komentar

DHCP Server assigns IP addresses to client computers. This is very often used in enterprise networks to reduce configuration efforts. All IP addresses of all computers are stored in a database that resides on a server machine.

Installing DHCP Server is very easy in win server 2003

First you need to go to Start–>All Programs–>Administrative Tools–>Manage Your Server

Here you need to select Add or remove a role

Verify the following steps click on Next

Select Server Role as DHCP Server option click on Next

Summary selection click on Next

Installing DHCP Server in progress

Now this will prompt new scope welcome scree click next

A scope is a collection of IP addresses for computers on a subnet that use DHCP.
enter the name and description of your scope click next

Now you need to define the range of addresses that the scope will distribute across the network,the subnet mask for the IP address . Enter the appropriate details and click next.

Enter the IP address range that you want to exclude and click on next

Select lease duration how long a client can use an IP address assigned to it from this scope. It is recommended to add longer leases for a fixed network (in the office for example) and shorter leases for remote connections or laptop computers and click next

You are given a choice of whether or not you wish to configure the DHCP options for the scope now or later.You can select Yes,I want to… radion button and click next

Enter the router, or gateway, IP address click next. The client computers will then know which router to use and click next

Enter the DNS and domain name settings can be entered. The DNS server IP address will be distributed by the DHCP server and given to the client click next

If you have WINS setup then here is where to enter the IP Address of the WINS server. You can just input the server name into the appropriate box and press Resolve” to allow it to find the IP address itself click next

Now you need to activate this scope now and click next

DHCP Server new scope installation was finished and click finish

Now your server is now a DHCP server message and click finish

Configuring DHCP

Now you need to go to Start—>Administrative Tools—>DHCP

Right Click on your server click on Authorize your DHCP Server

Authorization completed now your DHCP server is up and running

DHCP servers permit you to reserve an IP address for a client. This means that the specific network client will have the same IP for as long as you wanted it to. To do this you will have to know the physical address (MAC) of each network card. Enter the reservation name, desired IP address, MAC address and description – choose whether you want to support DHCP or BOOTP and press add. The new reservation will be added to the list.

That’s it it is very easy to configure DHCP server in win server 2003 now you can configure your windows client pc to check your dhcp server is working or not.

If you want to install and configure win server 2003 domain controller with DNS setup check here

Domain Controller ( DNS )

0 komentar

Step By Step Guide for Windows Server 2003 Domain Controller and DNS Server Setup

Windows Server 2003 includes all the functionality customers expect from a mission critical Windows Server operating system, such as security, reliability, availability, and scalability. In addition, Microsoft has improved and extended the Windows server product family to enable organizations to experience the benefits of Microsoft .NET—a set of software for connecting information, people, systems, and devices.

This tutorial will explain how to create a first domain controller(DC) in your network or company includes DNS server setup in windows server 2003 .You have to install DNS server for DC without DNS the client computers wouldn’t know which one is DC.You can host DNS on a different server than DC.

Before Starting the DC installation process you need to make sure the following points

  • You have installed Basic windows server 2003 installation
  • Make sure you have assigned a static ip address to your server

Now start DC and DNS Setup process

First you need to go to Start–>All Programs–>Administrative Tools–>Manage Your Server

Here you need to select Add or remove a role

Verify the following steps click on Next

Select Server Role as Domain Controller option click on Next

Summary of Your Selections click on Next

Active Directory Installation Wizard click on Next

Click “Next” on the compatibility window

Next window select the default option of “Domain Controller for a new domain” and click “Next”

In this tutorial we will create a domain in a new forest, because it is the first DC, so keep that option selected

Now we have to think of a name for our domain. If you have a domain like windowsreference.com”, you can use it, but it isn’t suggested because computers nside of your domain may not be able to reach the company website. Active directory domains don’t need to be “real” domains like the one above – they can be anything you wish. So i will create “windowsreference.int”.

Now in order to keep things simple, we will use “windowsreferenc”, which is the default selection, as the NetBIOS name of the domain.

The next dialog suggests storing the AD database and log on separate hard disks and you can just leave the default settings.

The SYSVOL folder is a public share, where things like .MSI software packages can be kept when you will distribute packages and you can just leave the default settings or you can change the path.

Next Screen basically says that you will need a DNS server in order for everything to work the way we want it (i.e., our “windowsreference.int” to be reachable).we will install the DNS server on this machine or if you want you can installed else where select “Install and Configure…” and click next.

Here you need to select the permissions for win 2000 or win 2003 server if you have any NT4 select first option otherwise select second option and click next

The restore mode password is the single password that all administrators hope to never use, however they should also never forget it because this is the single password that might save a failed server.click next

Now we will see a summary of what will happen click next

Active directory installation process started this can take several minutes. It’s likely that you will be prompted for your Windows Server 2003 CD (for DNS) so have it handy.

Active directory Installation finish screen click Finish.

Now you need to select “Restart Now” option to reboot your server.

After rebooting you can see new option for logon

After logging in you can see similar to the following screen saying your server is now domain controller.

That’s it now your server is configured as domain controller and DNS server.

If you want Step by step guide how to install windows server 2003 check here

Subnetting

0 komentar

Kali ini saatnya kita mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.

Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu?

Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.

Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:

Subnet Mask

Nilai CIDR

Subnet Mask

Nilai CIDR

255.128.0.0

/9

255.255.240.0

/20

255.192.0.0

/10

255.255.248.0

/21

255.224.0.0

/11

255.255.252.0

/22

255.240.0.0

/12

255.255.254.0

/23

255.248.0.0

/13

255.255.255.0

/24

255.252.0.0

/14

255.255.255.128

/25

255.254.0.0

/15

255.255.255.192

/26

255.255.0.0

/16

255.255.255.224

/27

255.255.128.0

/17

255.255.255.240

/28

255.255.192.0

/18

255.255.255.248

/29

255.255.224.0

/19

255.255.255.252

/30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?

Analisa:

192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).

Penghitungan:

Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:

Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet

Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 - 2 = 62 host

Blok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi total subnetnya adalah 0, 64, 128, 192.

Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.

Subnet

192.168.1.0

192.168.1.64

192.168.1.128

192.168.1.192

Host Pertama

192.168.1.1

192.168.1.65

192.168.1.129

192.168.1.193

Host Terakhir

192.168.1.62

192.168.1.126

192.168.1.190

192.168.1.254

Broadcast

192.168.1.63

192.168.1.127

192.168.1.191

192.168.1.255

Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah:

Subnet Mask

Nilai CIDR

255.255.255.128

/25

255.255.255.192

/26

255.255.255.224

/27

255.255.255.240

/28

255.255.255.248

/29

255.255.255.252

/30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah:

Subnet Mask

Nilai CIDR

Subnet Mask

Nilai CIDR

255.255.128.0

/17

255.255.255.0

/24

255.255.192.0

/18

255.255.255.128

/25

255.255.224.0

/19

255.255.255.192

/26

255.255.240.0

/20

255.255.255.224

/27

255.255.248.0

/21

255.255.255.240

/28

255.255.252.0

/22

255.255.255.248

/29

255.255.254.0

/23

255.255.255.252

/30

Ok, kita coba satu soal untuk Class B dengan network address 172.16.0.0/18.

Analisa:

172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).

Penghitungan:

Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet

Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 - 2 = 16.382 host

Blok Subnet = 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi total subnetnya adalah 0, 64, 128, 192.

Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

172.16.0.0

172.16.64.0

172.16.128.0

172.16.192.0

Host Pertama

172.16.0.1

172.16.64.1

172.16.128.1

172.16.192.1

Host Terakhir

172.16.63.254

172.16.127.254

172.16.191.254

172.16.255.254

Broadcast

172.16.63.255

172.16.127.255

172.16.191.255

172.16..255.255

Masih bingung? Ok kita coba satu lagi untuk Class B.Bagaimana dengan network address 172.16.0.0/25.

Analisa:

172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).

Penghitungan:

Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet

Jumlah Host per Subnet = 27 - 2 = 126 host

Blok Subnet = 256 - 128 = 128.

Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

172.16.0.0

172.16.0.128

172.16.1.0

172.16.255.128

Host Pertama

172.16.0.1

172.16.0.129

172.16.1.1

172.16.255.129

Host Terakhir

172.16.0.126

172.16.0.254

172.16.1.126

172.16.255.254

Broadcast

172.16.0.127

172.16.0.255

172.16.1.127

172.16.255.255

Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.

Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.

Analisa:

10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).

Penghitungan:

Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet

Jumlah Host per Subnet = 216 - 2 = 65534 host

Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.

Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

10.0.0.0

10.1.0.0

10.254.0.0

10.255.0.0

Host Pertama

10.0.0.1

10.1.0.1

10.254.0.1

10.255.0.1

Host Terakhir

10.0.255.254

10.1.255.254

10.254.255.254

10.255.255.254

Broadcast

10.0.255.255

10.1.255.255

10.254.255.255

10.255.255.255

Mudah-mudahan setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya

Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x - 2

Configure IP Address Pada Solaris

0 komentar

untuk melihat interface apa saja yang ada pada mesin :

# dladm show-link
 

untuk melihat apakah interface yang kita gunakan memiliki MAC address yang sama atau tidak kita ketikkan perintah :

# eeprom local-mac-address?
 

untuk tahap ini kita akan melakukan 3 tahap sekaligus (plumb + konfigurasi dan tentunya membuat interface itu UP)


berikut beberapa caranya :

# ifconfig hme0 plumb 192.168.0.31/24 up
# ifconfig hme0 plumb 192.168.0.31/24 broadcast + up
# ifconfig hme0 plumb 192.168.0.31 netmask 255.255.255.0
  bradcast + up

untuk mengecek interface yang telah dikonfigurasi ketikkan :

# ifconfig –a
 

kalau mau ganti IP address yang sudah ada ini salah satu caranya :

# ifconfig hme0 down && ifconfig hme0 192.168.0.31 
  netmask 255.255.255.0 broadcast + up
 

setting default routingnya kek gini :

# route add default 192.168.0.1


untuk setting routing static ke suatu jaringan kek gini :

# route add -net 10.10.10.0 192.168.0.1


untuk setting static routingnya ke host kek gini :

# route add 10.10.0.31 192.168.0.1


sekarang kita lihat tabel routingnya, dengan mengetikkan :

# netstat -rn


penampakan :

Routing Table: IPv4
  Destination  Gateway  Flags Ref  Use  Interface
----------- ----------- ---- ------
default      192.168.0.1      UG    1     7
10.10.0.31   192.168.0.1      U     1     58 hme0
10.10.10.0   192.168.0.1      U     1     35 hme0
127.0.0.1    127.0.0.1        UH    3     391 lo0
 

nah kalo ada kesalahan delete dulu yang sudah ada dengan cara :

# route delete -net 10.10.10.0 192.168.0.1 


dan untuk route static ke host kita ketikkan perintah :

# route delete 10.10.0.31 192.168.0.1


atau

# route -n delete -interface 10.165.9.0/24 
  -gateway 10.165.9.253 
 

kira-kira seperti ini penampakannya :

# ping 192.168.0.1
192.168.0.1 is alive
 
 
 

MIKROTIK

0 komentar

MIKROTIK STEP BY STEP

by ropix

bl4ck_4n6el@yahoo.com

Sekilas Mikrotik

Mikrotik sekarang ini banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, ataupun oleh pemilik warnet. Mikrotik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.

Dalam tutorial kali ini penulis menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router warnet maupun jaringan lainya, konfirugasi tersebut misalnya, untuk NAT server, Bridging, BW manajemen, dan MRTG.

Versi mikrotik yang penulis gunakan untuk tutorial ini adalah MikroTik routeros 2.9.27

Akses mirotik:

  1. via console

Mikrotik router board ataupun PC dapat diakses langsung via console/ shell maupun remote akses menggunakan putty (www.putty.nl)

  1. via winbox

Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox

  1. via web

Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 dengan menggunakan browser

Memberi nama Mirotik

[ropix@IATG-SOLO] > system identity print

name: "Mikrotik"

[ropix@IATG-SOLO] > system identity edit

value-name: name

masuk ke editor ketik misal saya ganti dengan nama IATG-SOLO:

IATG-SOLO

C-c quit C-o save&quit C-u undo C-k cut line C-y paste

Edit kemudian tekan Cltr-o untuk menyimpan dan keluar dari editor

Kalo menggunakan winbox, tampilannya seperti ini:

Mengganti nama interface:

[ropix@IATG-SOLO] > /interface print

Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running

# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU

0 R ether1 ether 0 0 1500

1 R ether2 ether 0 0 1500

[ropix@IATG-SOLO] > /interface edit 0

value-name: name

Nilai 0 adalah nilai ether1, jika ingin mengganti ethet2 nilai 0 diganti dengan 1.

masuk ke editor ketik missal saya ganti dengan nama local:

local

C-c quit C-o save&quit C-u undo C-k cut line C-y paste

Edit kemudian tekan Cltr-o untuk menyimpan dan keluar dari editor

Lakukan hal yang sama untuk interface ether 2, sehingga jika dilihat lagi akan muncul seperti ini:

[ropix@IATG-SOLO] > /interface print

Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running

# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU

0 R local ether 0 0 1500

1 R public ether 0 0 1500

Via winbox:

Pilih menu interface, klik nama interface yg ingin di edit, sehingga muncul jendela edit interface.

Seting IP Address :

[ropix@IATG-SOLO] > /ip address add

address: 192.168.1.1/24

interface: local

[ropix@IATG-SOLO] > /ip address print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 192.168.0.254/24 192.168.0.0 192.168.0.255 local

Masukkan IP addres value pada kolom address beserta netmask, masukkan nama interface yg ingin diberikan ip addressnya.Untuk Interface ke-2 yaitu interface public, caranya sama dengan diatas, sehingga jika dilihat lagi akan menjadi 2 interface:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip address print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 192.168.0.254/24 192.168.0.0 192.168.0.255 local

1 202.51.192.42/29 202.51.192.40 202.51.192.47 public

Via winbox:

Mikrotik Sebagai NAT

Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.

Saat ini, protokol IP yang banyak digunakan adalah IP version 4 (IPv4). Dengan panjang alamat 4 bytes berarti terdapat 2 pangkat 32 = 4.294.967.296 alamat IP yang tersedia. Jumlah ini secara teoretis adalah jumlah komputer yang dapat langsung koneksi ke internet. Karena keterbatasan inilah sebagian besar ISP (Internet Service Provider) hanya akan mengalokasikan satu alamat untuk satu user dan alamat ini bersifat dinamik, dalam arti alamat IP yang diberikan akan berbeda setiap kali user melakukan koneksi ke internet. Hal ini akan menyulitkan untuk bisnis golongan menengah ke bawah. Di satu sisi mereka membutuhkan banyak komputer yang terkoneksi ke internet, akan tetapi di sisi lain hanya tersedia satu alamat IP yang berarti hanya ada satu komputer yang bisa terkoneksi ke internet. Hal ini bisa diatasi dengan metode NAT. Dengan NAT gateway yang dijalankan di salah satu komputer, satu alamat IP tersebut dapat dishare dengan beberapa komputer yang lain dan mereka bisa melakukan koneksi ke internet secara bersamaan.

Misal kita ingin menyembunyikan jaringan local/LAN 192.168.0.0/24 dibelakang satu IP address 202.51.192.42 yang diberikan oleh ISP, yang kita gunakan adalah fitur Mikrotik source network address translation (masquerading) . Masquerading akan merubah paket-paket data IP address asal dan port dari network 192.168.0.0/24 ke 202.51.192.42 untuk selanjutnya diteruskan ke jaringan internet global.

Untuk menggunakan masquerading, rule source NAT dengan action 'masquerade' harus ditambahkan pada konfigurasi firewall:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=public
 
Kalo menggunakan winbox, akan terlihat seperti ini:

Mikrotik sebagai Transparent web proxy

Salah satu fungsi proxy adalah untuk menyimpan cache. Apabila sebuah LAN menggunakan proxy untuk berhubungan dengan Internet, maka yang dilakukan oleh browser ketika user mengakses sebuah url web server adalah mengambil request tersebut di proxy server. Sedangkan jika data belum terdapat di proxy server maka proxy mengambilkan langsung dari web server. Kemudian request tersebut disimpan di cache proxy. Selanjutnya jika ada client yang melakukan request ke url yang sama, akan diambilkan dari cache tersebut. Ini akan membuat akses ke Internet lebih cepat.

Bagaimana agar setiap pengguna dipastikan mengakses Internet melalu web proxy yang telah kita aktifkan? Untuk ini kita dapat menerapkan transparent proxy. Dengan transparent proxy, setiap Browser pada komputer yang menggunakan gateway ini secara otomatis melewati proxy.

Mengaktifkan fiture web proxy di mikrotik:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip proxy set enabled=yes

[ropix@IATG-SOLO] > /ip web-proxy set

cache-administrator= ropix.fauzi@infoasia.net

[ropix@IATG-SOLO] > /ip web-proxy print

enabled: yes

src-address: 0.0.0.0

port: 3128

hostname: "IATG-SOLO"

transparent-proxy: yes

parent-proxy: 0.0.0.0:0

cache-administrator: "ropix.fauzi@infoasia.net"

max-object-size: 8192KiB

cache-drive: system

max-cache-size: unlimited

max-ram-cache-size: unlimited

status: running

reserved-for-cache: 4733952KiB

reserved-for-ram-cache: 2048KiB

Membuat rule untuk transparent proxy pada firewall NAT, tepatnya ada dibawah rule untuk NAT masquerading:

[ropix@IATG-SOLO] >

/ip firewall nat add chain=dstnat in-interface=local src-address=192.168.0.0/24 protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128

[ropix@IATG-SOLO] > /ip firewall nat print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

0 chain=srcnat out-interface=public action=masquerade

1 chain=dstnat in-interface=local src-address=192.168.0.0/24 protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128

Pada winbox:

1. Aktifkan web proxy pada menu IP>Proxy>Access>Setting ( check box enable)

2. Setting parameter pada menu IP>Web Proxy>Access Setting>General

3. Membuat rule untuk transparent proxy pada menu IP>Firewall>NAT

Transparent proxy dengan proxy server terpisah/independent

Web Proxy built in MikroTik menurut pengamatan saya kurang begitu bagus dibandingkan dengan proxy squid di linux, squid di linux lebih leluasa untuk dimodifikasi dan diconfigure, misalkan untuk feature delay-pool dan ACL list yang berupa file, belum ada di mikrotik seri 2.9.x.

Biasanya kebanyakan orang lebih suka membuat proxy server sendiri, dengan PC Linux/FreeBSD dan tinggal mengarahkan semua client ke PC tersebut.

Topologi PC proxy tersebut bisa dalam jaringan local ataupun menggunakan ip public.

Konfigurasinya hampir mirip dengan transparent proxy, bedanya adalah pada rule NAT actionnya yaitu sbb:

Dalam contoh diatas 192.168.0.100 adalah IP proxy server port 8080

Mikrotik sebagai bandwidth limiter

Mikrotik juga dapat digunakan untuk bandwidth limiter (queue) . Untuk mengontrol mekanisme alokasi data rate.

Secara umum ada 2 jenis manajemen bandwidth pada mikrotik, yaitu simple queue dan queue tree. Silahkan gunakan salah satu saja.

Tutorial berikutnya semua setting mikrotik menggunakan winbox, karena lebih user friendly dan efisien.

Simple queue:

Misal kita akan membatasi bandwidth client dengan ip 192.168.0.3 yaitu untuk upstream 64kbps dan downstream 128kbps

Setting pada menu Queues>Simple Queues

Queue tree

Klik menu ip>firewall>magle

Buat rule (klik tanda + merah) dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Chain=forward,

Src.address=192.168.0.3 (atau ip yg ingin di limit)

Pada tab Action :

Action = mark connection,

New connection mark=client3-con (atau nama dari mark conection yg kita buat)

Klik Apply dan OK

Buat rule lagi dengan parameter sbb:

Pada tab General: Chain=forward,

Connection mark=client3-con (pilih dari dropdown menu)

Pada tab Action:

Action=mark packet,

New pcket Mark=client3 (atau nama packet mark yg kita buat)

Klik Apply dan OK

Klik menu Queues>Queues Tree

Buat rule (klik tanda + merah) dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Name=client3-in (misal),

Parent=public (adalah interface yg arah keluar),

Paket Mark=client3 (pilih dari dropdown, sama yg kita buat pada magle),

Queue Type=default,

Priority=8,

Max limit=64k (untuk seting bandwith max download)

Klik aplly dan Ok

Buat rule lagi dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Name=client3-up (misal),

Parent=local (adalah interface yg arah kedalam),

Paket Mark=client3 (pilih dari dropdown, sama yg kita buat pada magle),

Queue Type=default,

Priority=8,

Max limit=64k (untuk seting bandwith max upload)

Klik aplly dan Ok

Mikrotik sebagai Bridging

Bridge adalah suatu cara untuk menghubungkan dua segmen network terpisah bersama-sama dalam suatu protokol sendiri. Paket yang diforward berdasarkan alamat ethernet, bukan IP address (seperti halnya router). Karena forwarding paket dilaksanakan pada Layer 2, maka semua protokol dapat melalui sebuah bridge.

Jadi analoginya seperti ini, anda mempunyai sebuah jaringan local 192.168.0.0/24 gateway ke sebuah modem ADSL yg juga sebagai router dengan ip local 192.168.0.254 dan ip public 222.124.21.26.

Anda ingin membuat proxy server dan mikrotik sebagai BW management untuk seluruh client. Nah mau ditaruh dimanakan PC mikrotik tersebut? Diantara hub/switch dan gateway/modem? Bukankah nanti jadinya dia sebagai NAT dan kita harus menambahkan 1 blok io privat lagi yang berbeda dari gateway modem?

Solusinya mikrotik di set sebagai bridging, jadi seolah2 dia hanya menjembatani antar kabel UTP saja. Topologinya sbb:

Internet----------Moderm/router-----------Mikrotik--------Switch/Hub-----Client

Setting bridging menggunakan winbox

1. Menambahkan interface bridge

Klik menu Interface kemudian klik tanda + warna merah untuk menambahkan interface, pilih Bridge

memberi nama interface bridge, missal kita beri nama bridge1

2. menambahkan interface ether local dan public pada interface

Klik menu IP>Bridge>Ports , kemudian klik tanda + untuk menambahkan rule baru:

Buat 2 rules, untuk interface local dan public.

3. Memberi IP address untuk interface bridge

Klik menu IP kemudian klik tanda + untuk menambahkan IP suatu interface, missal 192.168.0.100, pilih interface bridge1 (atau nama interface bridge yang kita buat tadi)

Dengan memberikan IP Address pada interface bridge, maka mikrotik dapat di remote baik dari jaringan yg terhubung ke interface local ataupun public.

Mikrotik sebagai MRTG / Graphing

Graphing adalah tool pada mokrotik yang difungsikan untuk memantau perubahan parameter-parameter pada setiap waktu. Perubahan perubahan itu berupa grafik uptodate dan dapat diakses menggunakan browser.

Graphing dapat menampilkan informasi berupa:

* Resource usage (CPU, Memory and Disk usage)

* Traffic yang melewati interfaces

* Traffic yang melewati simple queues

Mengaktifkan fungsi graping

Klik menu Tool >Graphing>Resource Rules

Adalah mengaktifkan graphing untuk resource usage Mikrotik. Sedangkana allow address adalah IP mana saja yang boleh mengakses grafik tersebu,. 0.0.0.0/0 untuk semua ip address.

Klik menu Tool>Graphing>Interface Rules

Adalah mengaktifkan graphing untuk monitoring traffic yang melewati interface, silahkan pilih interface yg mana yang ingin dipantau, atau pilih “all” untuk semua.

Graphing terdiri atas dua bagian, pertama mengumpulkan informasi/ data yang kedua menampilkanya dalam format web. Untuk mengakses graphics, ketik URL dengan format http://[Router_IP_address]/graphs/ dan pilih dari menu-menu yang ada, grafik mana yang ingin ditampilkan.

Contoh hasil grafik untuk traffic interface public:

Demikian, tutorial yang sedikit penulis sampaikan untuk sekedar membagi ilmu atau menyederhanakan untuk memudahkan pemahaman dari tutorial yang sudah tersedia di situs resmi mikrotik.

Kritik, saran dan pertanyaan silahkan email ke bl4ck_4n6el@yahoo.com

download disini

Mikrotik Part I

Mikrotik Part II

Referensi:

http://www.mikrotik-id.blogspot.com